Kunci sukses membuka usaha


Setiap orang pasti ingin sukses berwirausaha.Namun banyak yang tidak tahu bagaimana meraihnya.
Menurut Pietra Sarosa,ahli perencana keuangan,ada tiga faktor kunci yang perlu anda perhatikan:

  1. Pengenalan pribadi anda: Kenali dulu karakter anda.Pahami pula motivasi ,dan tujuan membuka usaha. Hal ini agar anda dapat tetap fokus dan tidak mudah putus asa. Kemudian, identifikasi bakat dan kemampuan serta pengalaman.
  2. Penentuan Jenis Usaha: Ukur dahulu tingkat kecocokan Anda dengan jenis usaha yang akan ditekuni.Lihatlah karakter usaha anda,kemudian cocokan dengan kepribadian anda.
  3. Kuasai aspek teknis: Hal ini akan memudahkan langkah anda membuka maupun menjalankan usaha. Aspek Teknis yang perlu diperhatikan adalah modal,hukum,pengelolaan keuangan,persaingan,dan nmentor yang kompeten.

AKUNTANSI


Akuntansi adalah suatu proses yang meliputi pengidentifikasian,pencatatan,penggolongan, pengikhtisaran,dan pelaporan transaksi keuangan yang terjadi dalam suatu periode tertentu.
Transaksi keuangan adalah suatu kejadian yang akan mempengaruhi posisi keuangan suatu perusahaan baik itu bertambah atau berkurang.
Proses akuntansi: transaksi,bukti transaksi,buku jurnal,buku besar, neraca saldo,laporan keuangan.
Seseorang yang ahli dalam bidang akuntansi disebut Akuntan.


Bidang Spesialisasi Akuntansi:

  1. Akuntansi Keuangan
  2. Akuntansi Biaya
  3. Akuntansi Manajemen
  4. Akuntansi Pemeriksaan
  5. Akuntansi Perpajakan
  6. Akuntansi Anggaran
  7. Akuntansi Pemerintahan
Prinsip-prinsip Akuntansi:
  1. Kesatuan akuntansi
  2. Kesinambungan
  3. Periode akuntansi
  4. Pengukuran dalam nilai uang
  5. Harga pertukaran
  6. Penetapan beban dan penghasilan

  • Akuntansi Keuangan (Financial Accounting)
Akuntansi keuangan disebut juga akuntansi umum. Sasaran kegiatan akuntansi keuangan adalah transaksi keuangan yang sudah terjadi dalam suatu perusahaan.
Perusahaan adalah suatu badan yang menjalankan kegiatan usaha dengan tujuan untuk memperoleh keuntungan(laba).Menurut pandangan akuntansi Perusahaan adalah suatu kesatuan usaha yang berdiri sendiri (entitas),dalam artian memiliki harta dan kewajiban yang terpisah dari harta pemiliknya.
Bentuk hubungan antara harta dan kewajiban perusahaan disebut Persamaan Dasar Akuntansi(accounting equation)
  • Harta(aktiva/assets) adalah harta benda dan hak yang merupakan sumber daya yang dikuasai perusahaan
  • Hutang adalah kewajiban yang harus dipenuhi pada saat yang telah ditentukan
  • Ekuitas/modal adalah hak pemilik atas harta perusahaan setelah dikurangi dengan kewajiban.
A= K + E
ket: A: Aktiva
       K: Kewajiban
       E: Ekuitas


Macam-macam Laporan Keuangan
  1. Laporan Laba Rugi (Profit and loss statement)
  2. Laporan Perubahan Modal (Capital Statement)
  3. Neraca (Balancesheet)
  4. Laporan Arus Kas (Cash Flow Statement)

  • Neraca, adalah suatu daftar sistematis yang memuat informasi mengenai aktiva, utang dan modal suatu perusahaan pada akhir periode tertentu. Disebut sebagai daftar yang sistematis, karena neraca disusun berdasarkan urutan tertentu. Dalam neraca dapat diketahui berapa jumlah kekayaan perusahaan, kemampuan perusahaan membayar kewajiban serta kemampuan perusahaan memperoleh tambahan pinjaman dari pihak luar. Selain itu juga dapat diperoleh informasi tentang jumlah utang perusahaan kepada kreditur dan jumlah investasi pemilik yang ada di dalam perusahaan tersebut.
  • Laporan laba rugi, adalah ikhtisar mengenai pendapatan dan beban suatu perusahaan untuk periode tertentu, sehingga dapat diketahui laba yang diperoleh dan rugi yang dialami.
  • Laporan perubahan modal, adalah laporan yang menunjukkan perubahan modal untuk periode tertentu, mungkin satu bulan atau satu tahun. Melalui laporan perubahan modal dapat diketahui sebab-sebab perubahan modal selama periode tertentu.
  • Laporan arus kas, dengan adanya laporan ini pemakai laporan keuangan dapat mengevaluasi perubahan aktiva bersih perusahaan, struktur keuangan (termasuk likuiditas dan solvabilitas) dan kemampuan perusahaan di dalam menghasilkan kas dimasa mendatang.

Perusahaan jasa

Untuk membuat Laporan Keuangan, khususnya perusahaan jasa terdapat delapan langkah, yang dikenal dengan Siklus Akuntansi. kedelapan langkah tersebut adalah
  1. Transaksi keuangan
  2. Mencatat segala transaksi keuangan, berdasarkan bukti asli transaksi, dalam satu periode akuntansi
  3. Membuat Jurnal Umum berdasarkan catatan no.2
  4. Membuat Buku Besar
  5. Membuat Jurnal Penyesuaian
  6. Membuat Laporan Keuangan: Laporan Laba rugi, Neraca, dan Leporan Perubahan Modal
  7. Membuat Jurnal Penutup
  8. Membuat Neraca Saldo setelah penutupan

Perusahaan dagang

Untuk perusahaan dagang, sebenarnya juga hampir sama tetapi ada tambahan lain. Langkah-langkah tersebut adalah:
  • Tahap Pencatatan
  1. Transaksi (Transaksi Internal dan Transaksi Eksternal)
  2. Pengumpulan Bukti Transaksi
  3. Mencatat ke dalam Jurnal Umum, Jurnal Khusus dan ke dalam Buku Besar Pembantu
  4. Merekapitulasi Jurnal Umum dan Jurnal Khusus
  5. Posting ke Buku Besar
  • Tahap Pengikhtisaran
  1. Membentuk Neraca Saldo
  2. Menyusun Ayat Jurnal Penyesuaian
  3. Membentuk Kertas Kerja (Worksheet) dalam bentuk Neraca Lajur
  • Tahap Pelaporan Keuangan
  1. Menyusun Laporan Keuangan
    1. Laporan Laba Rugi
    2. Laporan Perubahan Modal
    3. Laporan Neraca
    4. Laporan Arus Kas
  1. Menyusun Ayat Jurnal Penutup
  2. Membentuk Neraca Saldo setelah Penutupan
  3. Menyusun Ayat Jurnal Pembalik



    Copyright 2009 masih ada kesempatan masih ada harapan. All rights reserved.
    Bread Machine Reviews | watch free movies online by Blogger Templates